Category Archives: Renungan

Untukmu Sahabat…


Untukmu Sahabat…

Bismillahirrohmanirrohim…

Sahabat… Jika engkau merasa lemah dan tak berdaya dan usaha yang sepertinya sia-sia,
Allah SWT tahu betapa keras engkau sudah berusa.
Sahabat… Ketika engkau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih merasa pedih,
Allah SWT sudah menghitung air matamu.

SahabatSahabat… jika engkau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlal begitu saja,
Allah SWT sedang menunggu bersama denganmu.
Sahabat… ketika engkau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon,
Allah SWT sesalu berada disampingmu.

Sahabat Sahabat… ketika Engkau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apalagi,
Allah SWT punya jawaban-NYA.
Sahabat… ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan,
Allah SWT dapat menenangkanmu.

baca selengkapnya…

Iklan

Empat Nyala Lilin


Hati yang damai dalam keimanan dan kepercayaan dapat membawa cinta dengan penuh harapan

Hati yang damai dalam keimanan dan kepercayaan dapat membawa cinta dengan penuh harapan

Hati yang damai dalam keimanan dan kepercayaan dapat membawa cinta dengan penuh harapan

Dalam sebuah ruangan terdapat empat lilin yang menyala. Suasana di dalam ruangan itu begitu hening, hingga kita bisa mendengar lilin-lilin itu saling berbicara.

Lilin yang pertama mengatakan, “Aku adalah Perdamaian. Namun tidak ada yang bisa membuatku tetap menyala. Aku percaya bahwa aku akan mati.”

Api itu memang dengan cepat berkurang dan akhirnya mati selamanya.

Lilin yang kedua berkata, “Aku adalah Iman. Kebanyakan dari semuanya, aku tidak lagi diperlukan. Sehingga rasanya tidak masuk akal kalau aku akan tetap menyala terus.”

Ketika selesai berbicara, angin lembut meniup lilin itu hingga akhirnya mati.

Sayangnya, lilin ketiga berbicara pada gilirannya, “Aku adalah Cinta. Aku tidak mendapat kekuatan untuk tetap menyala. Orang-orang selalu mengenyampingkan aku dan tidak mengerti betapa pentingnya aku. Mereka bahkan lupa untuk mencintai orang-orang yang terdekat dengan mereka.” Dan lilin itu pun menunggu mati.

Tiba-tiba seorang anak memasuki ruangan dan melihat tiga lilin lain tidak terbakar, “Kenapa kau tidak menyala hingga habis sampai akhir.”

Anak itu berkata sambil mulai menangis. Kemudian lilin keempat berkata, “Jangan takut, sementara saya masih menyala, kita bisa menyalakan lilin yang lain.  Sayalah Harapan.”

Dengan mata bersinar, anak itu mengambil lilin Harapan dan menyalakan lilin lainnya.

Harapan tidak boleh hilang dari kehidupan kita, karena dengan itu kita dapat mempertahankan harapan, iman, damai, dan cinta.

Sumber: http://ow.ly/vklB4

Paket Alat Mesin Pengolahan Benih Padi untuk Mendukung UPBS


Paket Alat Mesin Pengolahan Benih Padi untuk Mendukung UPBS.

%d blogger menyukai ini: