Monthly Archives: September 2011

PRANATA KOMPUTER


PRANATA KOMPUTER

Pranata Komputer adalah pejabat fungsional yang berkedudukan sebagai pelaksana teknis fungsional penyelenggaraan kegiatan sistem informasi berbasis komputer di lingkungan Instansi pemerintah.

Sistem Informasi Berbasis Komputer adalah kesatuan yang terdiri dari komputer, database, sumber daya manusia, sistem jaringan dan prosedur yang dioperasikan secara terpadu untuk menghasilkan informasi.

JENJANG PANGKAT
Jenjang pangkat untuk masing-masing jabatan pranata komputer adalah sebagai berikut :

1. TERAMPIL :a. Pranata Komputer Pelaksana Pemula
b. Pranata Komputer Pelaksana
c. Pranata Komputer Pelaksana Lanjutan
d. Pranata Komputer Penyelia

2. AHLI :

a. Pranata Komputer Pertama
b. Pranata Komputer Muda
c. Pranata Komputer Madya
d. Pranata Komputer Utama

Pranata Komputer adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, wewenang, tanggung jawab, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan sistem informasi berbasis komputer. (Kepmenpan 66/KEP/M.PAN/2003). Selanjutnya pada peraturan yang sama pada pasal 4 dinyatakan bahwa tugas pokok pranata komputer adalah merencanakan, menganalisis, merancang, , mengimplementasikan, mengembangkan dan atau mengoperasikan sistem informasi berbasis komputer.
Jelas bahwa definisi Pranata Komputer (Prakom) di sini ialah definisi fungsional. Dan jelas pula bahwa fungsi prakom ialah seperti tersebut diatas. Kalau disingkat (supaya gampang diingat), garis besar fungsi tersebut ialah fungsi operator, teknisi, pengembangan (rekayasa), analisa, dan perencanaan.

Fungsi Operator
Fungsi operator ialah fungsi yang langsung menghasilkan keluaran yang nyata, praktis, dan hasilnya bisa dilihat dan langsung dirasakan dengan mengoperasikan perangkat komputer. Contohnya ialah entri data, menulis dan mencetak surat.

Fungsi Teknisi
Fungsi teknisi ialah fungsi yang berhubungan dengan perbaikan perangkat keras. Misalnya, menemukan atau membuat node jaringan baru, pemasangan sistem komputer, pembersihan virus, instalasi program. Hasil yang diharapkan ialah lembaga bisa lebih menghemat biaya reparasi,instalasi, dan pengadaan. Oleh karenanya biaya pengadaan perangkat komputer bisa menjadi lebih rendah karena bisa memilih yang belum berisi sistem operasi. Karena seorang prakom tentu mempunyai kemampuan memasang sistem operasi suatu perangkat komputer.

Fungsi Pengembangan
Fungsi pengembangan ialah menghasilkan sistem aplikasi baru yang sesuai dengan kebutuhan lembaga. Fungsi ini sifatnya mempermudah suatu proses administrasi tertentu sehingga menjadi lebih cepat dan hasilnya lebih akurat. Sehingga akan terjadi penghematan biaya dan tenaga.

Fungsi Analisa
Fungsi analisa ialah mengkaji suatu proses sehingga bisa ditetapkan bahwa proses itu memerlukan perangkat komputer dengan spesifikasi tertentu dan melengkapinya dengan program aplikasi tertentu. Baik itu program aplikasi yang telah tersedia maupun program aplikasi yang harus dibuat ( fungsi rekayasa). Suatu pendistribusaian perangkat komputer menjadi lebih diterima karena sudah menggunakan analisa kebutuhan yang proporsional, pasti, dan bisa dipertanggungjawabkan, bukan sekadar berdasar suka atau tidak suka semata.

Fungsi Perencanaan
Fungsi perencanaan ialah menetapkan seperti apa sistem teknologi informasi di waktu yang akan datang. Secara umum hal itu meliputi perangkat keras, perangkat lunak, dan SDM yang perlu disediakan. Hal itu menyangkut analisa kebutuhan sistem informasi di waktu yang akan datang, perkembangan teknologi, dan kemampuan pembiayaan lembaga. Singkatnya, perencanaan seperti apa wujud teknologi informasi di waktu yang akan datang, adalah tidak bisa dilepaskan dari peran prakom.

Menyangkut masalah JUKNIS PRANATA KOMPUTER bisa download silahkan klik link di bawah ini :

  1. Regulasi PRANATA KOMPUTER
  2. Data Juknis Pranata Komputer
  3. Junis penilaian angka kredit

 INFORMASI PENTING PERATURAN PRANATA KOMPUTER

KEPUTUSAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 12 TAHUN 2004 tentang TATA CARA PERMINTAAN,PEMBERIAN DAN PENGHENTIAN TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PRANATA KOMPUTER
KEPUTUSAN BERSAMA KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 002/BPS-SKB/II/2004 DAN NOMOR 04 TAHUN 2004
KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 66/KEP/M.PAN/7/2003 Tentang JABATAN FUNGSIONAL PRANATA KOMPUTER DAN ANGKA KREDITNYA MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA.
KEPUTUSAN KEPALA BIRO PUSAT STATISTIK NOMOR : 034 TAHUN 1989 tentang TATA LAKSANA PENILAIAN ANGKA KREDIT DAN PENGANGKATAN PEJABAT FUNGSIONAL PRANATA KOMPUTER
KEPUTUSAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NOMOR : 25/MENPAN/1989 tentang ANGKA KREDIT BAGI JABATAN PRANATA KOMPUTER
PERATURAN KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK NOMOR 16 TAHUN 2008 tentang PETUNJUK TEKNIS PENILAIAN ANGKA KREDIT PRANATA KOMPUTER
SURAT EDARAN NOMOR : SE/21/V/2008 tentang TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PRANATA KOMPUTER
Iklan

KISAH SEORANG LULUSAN D3


Ini hanyalah sebuah cerita tentang kehidupan diri seorang lulusan d3 yang kecewa dengan suatu keputusan (salahkah) sehingga dalam hatinya sungguh kecewa.

 

Lulusan D3 Kok koyo mengkene....!!!Awal kisah….

Semua ini terjadi ketika seorang mahasiswa sebut saja (wi…) yang magang di suatu instansi pendidikan (smk s…) yang ditunjuk dari dinas setempat, berawal dari situlah kisah ini dimulai.

(wi…) adalah seorang mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di kota (s…) ia ditugaskan untuk magang di instansi pendidikan (smk s…) untuk menjadi salah satu operator komputer untuk dunia pendidikan di instansi (smk s…) setelah adanya kesepakatan kerjasama (mou) dalam (mou) itu (wi…) hanya magang selama 2 tahun ataupun selama masa pendidikan saja, artinya setelah selesai masa pendidikan, maka masa magang di (smk s…) juga selesai. (wi…) mulai masuk magang pada awal tahun 2007 yang lalu pada saat masuk magang pertama kali bukan ditempatkan labkom tapi ditempatkan di ruang tata usaha untuk kerja membantu karyawan tu. Dalam hati (wi…) bertanya “kok ditempatkan di tu, tapi gak masalahlah!”.

Hari demi hari berjalan akhirnnya (wi…) pun juga menikmati dan dapat bekerja sama dengan karyawan tu di (smk s…) tersebut. Dalam masa praktek magang (wi…) mendapatkan honor untuk uang transport dari (smk s…) sebesar rp.100 ribu kemudian naik rp.150 ribu kemudian naik lagi rp.200 ribu kemudian naik lagi menjadi rp.250 ribu ditambah rp.200 ribu uang kesejahteraan dari (smk s…) dan terus berlanjut begitu. (alhamdulillah…..)

Dua (2) tahun berlalu tepatnya bulan oktober tahun 2009 yang lalu (wi…) telah menyelesaikan masa pendidikannya dan sudah di wisuda dengan mendapatkan gelar a.md. Setelah itu (wi…) masih bekerja di (smk s…). Kemudian setelah beberapa bulan masih bekerja di (smk s…) sampai dengan tahun 2010. Berapa bulan kemudian diadakan rapat membahas berkhirnya tahun ajaran 2009/2010 dan membahas masalah rekreasi keluarga besar (smk s…) dalam rapat tersebut (wi…) disinggung karena belum berstatus sebagai salah satu karyawan di (smk s…) tersebut di tanya dan diberi kesempatan oleh bp. Ketua yayasan pendidikan s… tersebut untuk segera mengajukan lamaran kerja dan tercatat sebagai karyawan di (smk s…). Rapat selesai (wi…) “berpikir mau membuat lamaran atau tidak ya?” Dalam hatinya bertanya! Kemudian mendekati tahun awal ajaran baru tahun 2010/2011 diadakan rapat lagi menjelang tahun ajaran baru tersebut (wi…) di singgung dan ditanyai lagi mengenai masalah pengajuan lamaran kerja itu, (wi…) dalam hati berkata “mau melamar kerja di (smk s…) atau melamar kerja di tempat lain?” Akhirnya di tahun ajaran baru 2010/2011 (wi…) memutuskan untuk melamar kerja di (smk s…) tepatnya bulan juni 2010. Bersamaan dengan itu anak dari salah satu karyawan bag tu sebut saja (pak i…) (lulusan …) juga melamar kerja sebagai salah satu penjaga/satpam di (smk s…) menggantikan bapaknya yang telah meninggal dunia yang juga sebagai satpam. Kemudian lamaran (wi…) dan (pak i…) diterima dan kepala tu bagian kepegawaian sebut dia (pak g…) menyuruh staf bagian komputer sebut saja (mb e…) untuk mengetik sk untuk (wi…) & (pak i…) di ruang komputer. (wi..) Pun mengetahui pengetikan sk tersebut karena (wi…) juga bekerja di ruangan komputer tersebut,

Bahwa didalam sk pengangkatan karyawan

Nomor : 003 / yps / vii / 2010

Tertanggal : 2 juli 2010

Yang berisi :

(terhitung mulai tanggal 1 juli 2010 diangkat sebagai karyawan tetap selama 4 (empat) tahun dan ditempatkan di smk s, dengan penghasilan yang diatur dalam peraturan khusus).

Akhirnya (wi…) telah diangkat menjadi karyawan tetap di (smk s…) terhitung bulan juli 2010 yang lalu. Tetepi anehnya (wi…) tidak mendapatkan tembusan dari sk pengangkatan sebagai karyawan tetap tersebut.

Hari penggajian karyawan telah tiba, setelah (wi…) mengetahui pengangkatannya sebagai karyawan tetap tersebut tibalah hari penerimaan honor/penggajian karyawan, pada saat (wi…) menandatangani slip gaji (wi…) kageeeeetttttt…! Setelah melihat daftar gaji karyawan disitu tertulis kalau gaji (wi…) rp.450 ribu sedangkan gaji (pak i…) lebih besar dari gaji (wi…) yaitu rp.600 ribu. (wi…) dalam hatinya bertanya “loh kok bisa begitu, begini? Apa ada yang salah kalau salah dimana yang salah?” Tetapi (wi…) gak mau menanyakan mungkin itu salah ketik atau kebijaksanaannya dari (ketua yayasan pendidikan s…) & kepala (smk s…) memang begitu? 1 bulan sampai 3 bulan dibiarkan tetapi (wi…) merasa ini tidak adil dan merasa dibodohi tetapi yah sudahlah kata (wi…).

Belakangan ini (wi…) mengetahui kalau ternyata sk (pak i…) itu tertulis :

Sk

Nomor : 003 / yps / vii / 2010

Tertanggal : 1 nopember 2010

Yang berisi :

(terhitung mulai tanggal 1 nopember 2010 diangkat sebagai karyawan tetap selama 4 (empat) tahun dan ditempatkan di smk s, dengan penghasilan yang diatur dalam peraturan khusus).

Tetapi kok honor/gaji berbeda dengan saya yah…??? (dalam hati (wi…))

Tibalah kemudian ada lowongan kerja yaitu penerimaan calon pegawai negeri sipil (cpns) yang pusat ataupun departemen, waktu dimana orang berebutan dan berduyun-duyun untuk mendapatkan pekerjaan itu. Akhirnya (wi…) memutuskan untuk melamar cpns yang ada di pusat yaitu depkumham, depkes, depsos dan deptan. Dari keempat lamaran tersebut yang (wi…) ikuti seleksinya tibalah waktu pengumuman hasil seleksi cpns tersebut dan ternyata (wi…) tidak berhasil lolos di depkumham, depkes maupun depsos! Tinggal deptan yang belum pengumuman, dalam hati (wi…) “kenapa ya allah…! Hamba tidak berhasil….! & semoga hambamu ini kuat bekerja di (smk s…) yang birokrasi agak semrawut ini”. Sebenarnya (wi…) kecewa kok bisa orang yang lulusan d3 gajinya lebih rendah dari orang yang hanya lulusan sd????! Hahaahaa… lucu yah….? Aneh bukan…? Padahal waktu melamar kerja selisih beberapa bulan, diangkat sebagai karyawan tetap juga duluan (wi…) yang lulusan d3 tertanggal 2 juli 2010 sedangkan (pak i…) hanya lulusan sd tertanggal 1 npember 2010 tapi ternyata gajinya berbanding terbalik dengan pendidikannya! (wi…) = rp.475.000 ribu sedangkan (pak i…) = rp. 600.000 ribu dilihat darimana ini? Dimana mata kaedilan & kebijaksanaan seorang pemimpin ini…?

Sebulan berselang kemudian deptan pengumuman tepatnya 15 desember 2010 akhirnya (wi…) diterima dan lolos seleksi cpns ta 2010 di departemen pertanian. Dalam hati (wi…) berkata “alhamdulillahirrobil’alamin….. Atas karuniamu ini ya allah…!” Dari sini (wi…) percaya dimana ada kemauan yang keras serta berdo’a kepada allah maka allah akan mengabulkannya! Terlebih pada orang bawahan yang lemah, teraniaya, dan tertindas.

Dalam firman allah swt dalam surah ar-ra’d (ayat 11) yang artinya :

” sesungguhnya allah tidak akan mengubah

Nasib sesuatu kaum sehingga mereka

Mengubah keadaan yang ada pada diri mereka

Sendiri “

Ternyata itu benar adanya dan terbukti sekarang! Dalam hati (wi…) berucap “alhamdulillahirrobil’alamin…..ya allah…!” Engkau telah mendengar do’a hambamu ini”

Suatu ketika (mas b…) yang ada di kalimantan adalah salah satu mantan karyawan di (smk s…) yang sudah keluar dari (smk s…) tersebut menghubungi (wi…) dan menanyakan berapa gaji (wi..) Setelah (mas b…) tinggal!

Begini ceritanya :

(mas b…) => (wi…) gimana kabarmu masih kerja di (smk s…) to?

(wi…) => baik mas, masih mas…

(mas b…) => terus kabar (smk s…) gimana….???

(wi…) => biasalah mas masih sama seperti dulu..! Sama seperti waktu (mas b…) masih kerja di(smk s…) dulu…..

(mas b…) => oooo… masih sama seperti dulu to!

(wi…) => iya sama gak kondusifnya seperti dulu tetep masih ada kesenjangan sisoal antara karyawan satu dengan karyawan lain

(mas b…) => kerja di (smk s…) emang harus sabar (wi…) dari dulu memang begitu keadaannya..!!

(mas b…) => (wi…) gimana kamu dah diangkat jadi karyawan to?

(wi…) => sudah mas… tapi ada yang aneh!

(mas b…) => aneh gimana? Gajimu wes naik durung….???

(wi…) => iya itu masalahnya gajiku masih tetap belum naik meskipun sudah diangkat jadi karyawan tetap!

(mas b…) => emang gajimu neng kono piro…??

(wi…) => iya masih tetap seperti dulu rp. 450 ribu + ada kenaikan rp. 25 ribu mas, jadi (rp. 475 ribu)

(wi…) => ini mas anehnya padahal aku masukan lamaran duluan aku sama (pak i…) tapi gajiku lebih rendah dari gaji (pak i…)!

(wi…) => gaji (pak i…) per bulan (rp. 600 ribu) sedangkan aku (rp. 475 ribu) aneh nggak….???

(mas b…) => masak ngono iku (wi…)??? Gak imbang banget yen ngono (wi…) karo kerjamu

(wi…) => iyo mas emang gak imbang masak lulusan d3 kalah dengan lulusan sd yo mas! Lucu yo mas….! Dadi males aku….!

(mas b…) => wes sabar wae kan saiki wes lego kamu ketrima jadi cpns jadi wes raksah pusing-pusing kerja di (smk s…) yang gak mau menghargai kerja orang ditambah gajinya rendah sendiri + tidak menjajikan masa depan untuk berkarier!

(wi…) => iya mas ini aku lagi diuji dengan kesabaran tapi bentar lagi aku juga akan keluar paling bulan maret kalau enggak april aku dah keluar dari (smk s…)

(mas b…) => yo wes berhasil ya (wi…)

(wi…) => iyo mas sama-sama saling mendo’akan semoga berhasil amin….!

Dari situ (wi…) berpikir orang yang sudah keluar dan tidak bekerja di (smk s…) saja masih peduli dan sempat menanyakan berapa gaji (wi…) tetapi anehnya apa pernah karyawan lain yang sekantor menanyakan berapa gajimu (wi…)? Tidak sama sekali sudah tau saja seperti tidak ada apa-apa apalagi tidak tahu!

Delapan bulan berjalan dan sambil menanti panggilan dari deptan (wi…) tetap sabar menunggu dan masih tetap bekerja di (smk s…). Ternyata baru pada bulan maret ini setelah 8 bulan berjalan kepala tu bag kepegawaian sebut saja ia (pak g…) mengetahui bahwa ” honor / gaji (wi…) itu lebih rendah dari gajinya (pak i…) tetapi anehnya ketika (wi…) memberi konfirmasi dan bertanya kepada kepala tu bag kepegawaian (pak g…) dia juga tidak tahu apa-apa soal gaji (wi…) ternyata dia juga baru mengetahuinya. (pak g…) berkata “ya coba besok tak konfirmasi kepada bapak kepala (smk s…) sebut saja (pak ph) siapa tahu ada perubahan”. Keesokan harinya (wi…) bertanya lagi kepada (pak g…) “gimana pak status saya di (smk s…)” terus (pak g…) menjawab ” ternyata bapak kepala (smk s…) menganggap dan menyamakan gaji saya pada saat masih magang! Terus (wi…) bilang “loh kan saya sudah selsai magang pak, magang hanya sampai pendidikan selesai hanya 2 tahun dan saya juga melamar pakai ijazah d3 kan pak! Terus dimana kok gaji saya masih disamakan dengan pas waktu magang? Gak adil banget sih….????

Ambil honor/gaji bulan maret 2011 ternyata honor/gaji (wi…) kata ibu bendahara sebut dia (ibu s…) “ini (wi…) gajimu ditambahi bapak kepala (smk s…) (pak ph) sebesar rp.50.000. Dalam hati (wi…) ” ditambah rp. 50.000 tidak akan mengobati kekecewaan saya bu’ yang selama 8 bulan ini menerima gaji paling rendah” (wi…) hanya tersenyum dan langsung menandatangi slip gaji yang dibeikan oleh ibu bendahara (ibu s…) tersebut.

Dimana letak perbedaannya (wi…) vs (pak i…) kok gajinya bisa berbeda sangat besar????

Mungkinkah karena ia (pak i…) dari anggota keluargga yang dulu bertahun-tahun sudah bekerja di (smk s…)???????????

Kalau sudah begitu adilkah dan bijaksanakah itu…?????????

Dilihat dari latar belakang dari pendidikannya mana yang harusnya mendapatkan gaji yang lebih tinggi! Lulusan d3 atau lulusan …????
Dilihat dari pekerjaan mana yang harusnya mendapatkan gaji yang lebih tinggi! Seorang staf komputerisasi atau seorang penjaga / satpam…????
Ternyata selain faktor kekeluargaan juga ada faktor lain yakni likes and dislikes!

Mengingat kejadian ini (wi…) jadi ingat salah satu hadist yang artinya :

“barangsiapa yang hari ini lebih baik dari kemarin adalah orang yang beruntung. Bila hari ini sama dengan kemarin, berarti orang merugi. Dan jika hari ini lebih jelek dari kemarin adalah orang celaka”

Kemudian (wi…) merujuk pada hadist tersebut dan berkata ” seandainya jika saya tetap bekerja di (smk s…) dan gaji saya tidak sebanding dengan pekerjaan saya bukankah saya termasuk orang yang merugi bisa juga celaka! Tetapi itu saudah berlalu kini saatnya menatap masa depan yang cerah di depan sana amin….”

 APA KAU LAKUKAN.......?????

Jika anda berada di posisi (wi…) apa yang akan anda lakukan…..??? & solusi apa untuk mengatasinya…?????????????????????

  1. Apa anda akan menerima dan diam saja?
  2. Apa anda akan menerima tanpa berbuat apa-apa selama bertahun-tahun?
  3. Apa anda menerima dan melakukan sesuatu hal atau menanyakan pada atasan anda seperti yang dilakukan (wi…)?

(wi…) disini hanya bisa tersenyum dan berkata “sabar…sabarrrrrrr & ikhlaslah insyallah nanti ada yang membalasnya….!!!! Amin……

Terima kasih semuanya….

Saya (wi…) memohon maaf jika tulisan ini menyinggung perasaan bahkan menyakitkan hati semuanya!

Terutama kepada bapak (i….) Yang sudah saya banding-bandingkan dengan saya.

Dan kepada :

1. Bapak ketua (yps….)

2. Bapak kepala (smk s…)

3. Bapak (g…)

4. Ibu (s…)

5. Mbk (e…)

6. Mas (b…)

Dan semua karyawan/karyawati (smk s…)

Wassalamualaikum…..

###ii###

(wi…)

Pesan & kesan buat semua :

” seorang pemimpin harus bijaksana & adil dalam mengambil keputusan

Dan semoga kedepannya tidak terjadi lagi hal yang serupa di (smk s…)

Ataupun instansi lain karena itu akan merugikan salah satu pihak

Dan sungguh mengecewakan bahkan sangat menyakitkan hati rasaya

Jika itu teringat kembali dalam anganku “

“sabar adalah separo iman dan keyakinan adalah seluruh keimanan.(hr. Athabrani dan al baihaqi)”

“tidak ada suatu rezeki yang allah berikan kepada seorang hamba yang lebih luas baginya daripada sabar. (hr. Al hakim)”

“sabar yang sebenarnya ialah sabar pada saat bermula tertimpa musibah. (hr. Al bukhari)”

Firman allah swt dalam surah ar-ra’d (ayat 11) yang artinya :

” sesungguhnya allah tidak akan mengubah

Nasib sesuatu kaum sehingga mereka

Mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri “

“berawal dari diri sendiri”

Hormatilah orang lain maka orang akan menghormati anda…!

Hargailah orang lain maka orang akan menghargai anda…!

Berbut baiklah pada orang lain maka orang akan berbuat baik pada anda…!

Berprasangka baiklah pada orang lain maka orang akan berkhusnudhon pada anda…!

~~~~~~~~~~~salam~~~~~~~~~~~

Mars Prajabatan


Diklat Prajabatan Gol II Kementan Th. 2011

Lagu wajib para CPNS dinyanyikan pada saat apel pagi dan malam oleh seluruh peserta prajabatan

MARS PRAJABATAN

Berjuang bersama menempuh kehidupan
Berjuang bersama menembus kegelapan
Ilmu dan pengetahuan
Modal yang utama adalah kejujuran
Modal yang utama sikap dan pengabdian
yang hakiki dalam diri 2X

Berjuang bersama menempuh Prajabatan
Berjuang bersama menggalang persatuan
Karyawan karyawati
Loyalitas setia kawan memupuk keutuhan
Disiplin karya nyata
Tuntutan pembangunan
Jadi ciri jati diri 2X

%d blogger menyukai ini: