Arsip Blog

Kekuatan Emosional



KERJA MAWAS
Membutuhkan pondasi emosi.
Pondasi sifat amanah adalah wilayah hati dan emosi.
Wilayah inilah yang memberikan ketenangan jiwa.
Kata kunci tumbuhnya potensi emosi terletak pada tanggung jawab.
Zuhud atau kesederhanaan adalah
mengkonsunsi sesuai dengan kebutuhan,
Bukan memenuhi kemauan nafsu.
“Setiap of you are leader, and you must responsible with your leadership”
Setiap kita adalah pemimpin, dan kita harus bertanggung jawab dengan kepemimpinan kita.
Sifat tanggung jawab merupakan factor utama kecerdasan emosional.
Pertanggung jawaban dapat dilakukan di pengadilan dunia dan pengadilan akhirat.
Bergembiralah namun Renungkanlah.
Bukan kekafiran yang ditakuti,
melainkan kemewahan yang melimpah
tanpa keimanan dan kejujuran.
KEGAGALAN MENGENDALIKAN HAWA NAFSU
(emosional)
Dapat mengalahkan kemampuan berpikir rasionalitas.
Sehingga menurunkan produktifitas berpikir, bersikap hingga bertindak.
Ada hubungan antara:
– Kekuatan pondasi dengan tingginya bangunan gedung,
– Kekuatan motivasi dengan kekuatan tindakan,
– Kekuatan keyakinan dengan amal ibadah,
atau Tukun iman dengan Rukun Islam
atau mutu aqidah dengan mutu hubungan social.
MOTIVASI
Mengalami fluktuasi naik turun.

Iman juga mengalami fluktuasi.

Ini semua disebabkan karena kekuatan spiritual,
kekuatan fisik dan kekuatan intelektual yang maju juga naik turun.
peliharalah potensi secara seimbang, karena saling berhubungan.
Tindakan dan emosi yang tidak berakar pada nilai-nilai spiritual,
maka laksana pohon tinggi yang tidak memiliki akar yang kuat.
ini rawan patah jika diterjang badai tes, suap dan cobaan.
Berani hidup jangan takut mati,
takut mati jangan hidup.
Takut hidup mati saja.
KH Imam Zarkasy
Mereka yang paling banyak mengeluh,
itulah yang paling banyak dikeluhkan.
Mattew Hendry
Bukan kecerdasan,
melainkan sikap yang membawa Anda
pada hidup yang lebiha baik dan bahagia.
Jangan marah, jangan marah, dan jangan marah.
Bila Anda benar, Anda tidak perlu marah.
Bila Anda salah, Anda tidak bisa marah.
Hikmah
sumbu UTAMA MOTIVASI
Yaitu sumbu motivasi internal motivasi eksternal.
Motivasi internal jauh lebih dibutuhkan dibandingkan dengan motivasi eksternal.
Motivasi internal diperoleh dari spirit, keyakinan, nilai-nilai dan prinsip.
Motivasi eksternal diperoleh dari pujian gaji, jabatan, wisata,
dan apapun yang umumnya dilihat manusia.
Kesabaran dan keuletan bernilai 2x lipat
dibandingkan dengan bobot kecerdikan intelektual.
Untuk mewujudkan tujuan dan harapan sebagai ekspresi kekuatan spiritualnya,
maka seseorang harus memiliki sifat kesungguhan,
keuletan dan ketekunan dalam bekerja.
Sesuatu itu akan dapat tercapai jika ada usaha yang maksimal,
disiplin diri, penguasaan diri dan kesungguhan diri.
Keberhasilan ditentukan oleh tingkat antusiasme dan kegigihan untuk mencapainya.
pelajran pertama Luqman kepada anaknya adalah Berterima kasiah dan berrsyukur.
Mengeluh dikala bencan, adalah benmcana yang sesungguhnya.
Motivasi membutuhkan sasaran.
Beban emosi kerja, mebuat beban pekerjaan normal menjadi berlipat ganda.
Lingkungan tempat tinggal Anda hidup menentukan reputasi Anda.
Kebenaran yang Anda yakini menentukan karakter Anda.
Anda akan menjadi Ksatria sejati,
jika Anda memaafkan kesalahan orang lain
sebelum orang lain meminta maaf keada Anda.
Mahkota peri kemanusiaan adalah rendah hati (tawadhu).
Kehancuran utama adalah rasa keputusasaan,
pembangunan utama adalah harapan masa depan.
Yang dikatakan orang kuat bukanlah orang-orang yang menang bergulat,
tetapi orang yang dapat mengendalikan dirinya ada waktu marah.
Mawas diri untuk meningkatkan kecerdasan emosional,
Maka mulailah memiliki hasrat berikut;
Kecerdasan diri, kendali dorongan hati, ketekunan, semangat dan motivasi diri,
emati dan kecakaan social dan kendali dorongan hati.
Cintailah ekerjaan Anda agar betah bersamanya,
Kebiasaan akan ermanen jika seseorang menyukai suatu amal.
Sambutlah matahari agi dengan otimisme, kesegaran jiwa daat menggugah rasa …
Hidunya hati adalah petunjuk,
matinya hati adalah sesat,
sehatnya hati adalah bersih,
sakitnya hati adalah rasa bosan,
bangunnya hati adalah dzikir,
tidurnya hati adalah default.

Membangun Visi, Harapan dan Imajinasi


Membangun Visi, Harapan dan Imajinasi

 

MAKNA MOTIVASI

Motivasi yang biasa hanya memberikan informasi.
Motivasi yang tidak biasa, akan menjelakan dengan rinci.
Motivasi menarik, umumnya dapat mentraformasi dan menhibur.
Motivasi yang hebat, maka dapat memvisualisasikan Gagasan dengan cemerlang.
Motivasi yang luar biasa, umunya dapat mengilhami, menginspirasi, merubah
Tindakan dan memberikan INSIGHT.
The imagination is more important than knowledge.
Membangun Visi, Harapan, Imajinasi

KESUKSESAN

Hanya akan
Dinspirasi oleh yang BERVISI
Dimiliki oleh yang berkeyakinan mendalam
Dilaksanakan yang ikhlas
Dimulai oleh yang cerdas
Dimenangkan oleh yang berani
Diraih oleh yang sehat dan kuat
Digerakkan oleh yang bermotivasi
Diraih dengan perencanaan yang matang
Dihasilkan oleh kerja selaras dalam tim
Dilalui dengan kerja tuntas

VISI

Adalah apa yang Anda
Imajinasikan inginkan
Dan pikirkan

Kemunculan visi

Karena bercamopurnya antara pengetahuan,
Keyakinan dan persaan yang membentuk imajinasi,
Keinginan dan pikiran baru tentang masa depan.

BANGUNLAH

Harpan dan visi besar untuk bertemu Tuhan di Syurga.
Perubahan-perubahan BESAR dan VISI BESAR
Diawali dengan gagasan dalam
pikiran yang tidak berwujud materi.
GAGASAN BESAR
Membutuhkan sejumlah
Kekokohan keyakinan,
Kesabaran dalam menempuhnya,
Kecerdasan untuk merihnya,
Kesehatan untuk menggapainya,
Dan manajemen diri untuk mewujudkannya.
KEYAKINAN atau aqidah adalah perkara-perkara yang hati membenarkannya,
Jiwa menjasi tenteram karenanya, dan menjasikan rasa yakin pada diri tanpa tercampuri
Oleh keraguan dan kebimbangan. Keyakinan memerlukan pembenaran dari akal  dan
Dilakukan dengan analisa yang benar.
-Hasan Al Banna-
Apapun yang Anda
Impikan dan innginkan

DAPAT ANDA MILIKI,

Jika Anda mau melalui untuk
Melakukannya sekarang juga.

KEBERANIAN

Mengandung keikhlasan,
Kecerdasan,
Kekuatan dan
Kesanggupan.
Mulailah sekarang juga.

IMAJINASI

Lebih penting daripada

KECERDASAN.

Kecerdasan menyangkut masa lalu dan masa kini.
Tetapi imajinasi menyangkut masa depan.
-Albert Einstin-
Esensi kepemimpinan adalah dimilkinya visi.
ORANG BESAR umunya berpikir besar,
Berjiwa besar,
Memulai untuk yang besar,
Beresiko besar,
Berdampak untuk orang banyak,
Berpahala besar dan
Mendapatkan jatah syurga yang lebih besar.
Itulah para pahlawan yang agung.

KEJUJURAN

Adalah bab pertama dalam buku kebajikan.
Amal itu ditentukan oleh kejujuranniat.
Sesungguhnya amal itu ditentukan oleh niatnya.
Kejujuran dan keberanian adalah
Dasar dalam membangun kepercayaan dan
Keyakinan untuk beramal.

BERMIMPILAH

Dengan apa yang
Anda impikan,
Pergilah kemana anda ingin pergi,
Jasilah Anda sebagai yang Anda inginkan.
-Earl Nightingale-

Pusat perubahan sejati

Terletak pada hati nurani dan emosi.
Rumah sakit untuk hati nurani dan emosi
Jauh lebih dibutuhkan dibandingkan dengan
Rumah sakit fisik dan intelektual bagi ummat

Sambutlah

Kelahiran sang gagasan besar setiap
Hari dengan rasa syukur.
Jika anda tidak akan segera
Mewujudkan ide tersebut, maka

DOKUMENTASIKANLAH.

ORANG YANG MEMILIKI VISI

Akan bekerja dengan waktu yang lama.
Seringkali mereka medapatkan
Hidupnya dalam kesusahan, pengucilan atau penjara.
Lihatlah !
Mahatma Gandhi, Hasan Al Banna,
Soekarno, Nelson Mandela,
Khomaeni, Galileo Galilei dll.
Sesungguhnya aku diutus hanyalah
Untuk menyempurnakan keluhuran budi pekerti.
-HR Bukhari-
Sifat yang luhur dan terpuji seperti cinta
Kebenaran, kesabaran,
Kasih sayang, kedermawanan,
Keberanian dan keadilan.

TEMUKAN JAWABAN SEGERA

Kenapa kita hidup di dunia?
Untuk apa kita hidup?
Kemana kita akan hidup?
Jika semua orang mati, kemana setelah kematian itu?
Dengan cara apa kita mencapai tujuan?
Siap teman yang baik untuk menuju tujuan?
Siapa yang menjadi musuh yang menghadang untuk mencapai tujuan?
HIDUP MEMBUTUHKAN
KEJELASAN ARAH TUJUAN  DAN PRINSIP

KITA dipercaya oleh
Hati nurani kita sendiri.
Bersikaplah mjujur dengan diri sendiri.

MUTU KEYAKINAN ANDA

Sangat ditentukan oleh seberapa
Besar keyakinan Anda terhadap apa
Yang didengar oleh telinga,
Dilihat oleh mata,
Dipikirkan oleh akal,
Dirsakan oleh perasaan dan
Diterima oleh hati nurani Anda Sendiri.

Penggalian potensi diri

Seperti menuruni sumur tanpa dasar.
Selamanya Anda tidak akan pernah
Tuntas untuk mengeksplorasi dan
Mengekploitasi potensi diri
-Anis Matta-
Anda tidak akan pernah kehabisan visi, ide dan gagasan

MISI

Akan mengarahkan bagaimana peran-peran Anda.
Misi utama hidup manusia untuk beribadah kepada Tuhan

MISI

Menggambarkan target pribadi
Atau pelayan utama
Yang akan kita berikan kepada orang lain.

Doktrin yang paling kuat harus Anda pahami :

Manusia selain memiliki sejumlah
Identitas dan visi juga memiliki kelelahan,
Kebosanan, kemalasan dan ada
Kecnderungan untuk cepat berhasil.
Sementara SETAN IBLIS selalu menggoda manusia.

Hidup ini adalah

Sebuah spektrun perjalanan yang panjang
Hidup di dunia aiawali dengan kelahiran
Dan diakhiri dengan kematian.
HARAPAN tujuan akhir kehidupan untuk
Bertemu dengan Tuhan di Syurga.

PARADIGMA

Adalah apa yang Anda benarkan dengan
Pikiran dan menjadi cara pandang Anda
Paradigma yang dibenarkan oleah hati nurani
Dan keyakinan akan berubah menjadi keyakinan, aqidah atau ideology.
Barang siapa yang
Mengharapkan pertemuan
Dengan Tuhannya, maka hendaknya ia
Melakukan amal saleh
Doa adalah visi,
Doa adalah harapan,
Doa adalah cita-cita,
Doa adalah proposal,
Doa adalah pertemuan dengan Tuhan Allah

BERDOALAH SELALU

Untuk menajamkan visi
Dan kelembutan hati.

NGERTI SADURUNGE WERUH

Sering kali hati Anda mengetahui
Lebih awal dan lebih jauh
Dibandingkan akal pikiran, apalagi
Indera Anda
Perbaikilah akhiratmu,
Kelak duniamu akan baik,
Perbaikilah batinmu kelak lahirmu akan baik.
-Umar bin Abdul Aziz-
Jika Anda ingin menyentuh MASA DEPAN,
Maka didiklah orang lain untuk melanjutkan cita-cita.
Anda pasti akan mati, tetapi cita-cita, harapan dan tujuan Anda
Tidak akan pernah mati karena Anda telah mendidik orang lain.

v     KERJA IKHLAS

v     KERJA MAWAS

v     KERJA CERDAS

v     KERJA KERAS

v     KERJA TUNTAS

v     KERJA SELARAS

v     KERJA KUALITAS

TALENTA

Adalah karunia Allah

KARAKTER

Adalah pilihan manusia

SUKSES

Adalah melatih talenta dan membangun karakter positif

BEKERJA

Adalah melatih talenta dan karakter
%d blogger menyukai ini: